Melalui “Destana” masyarakat diajak menanggulangi bencana

Bencana banjir yang melanda kabupaten Gunungkidul tahun ini merupakan banjir terparah. Ditahun-tahun sebelumnya belum pernah terjadi banjir. Kabupaten Gunungkidul merupakan dataran tinggi atau pegunungan, sehingga mustahil untuk terjadi banjir. Tetapi Tuhan berkehendak lain, Gunungkidul diberi banjir.

Pemerintah Kabupaten langsung berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Gunungkidul. Diharapkan semua elemen masyarakat ikut berpartisipasi menangani bencana ini.

Di Kecamatan Wonosari hari ini diadakan Sosialisasi Desa Tangguh Bencana (DesTaNa), Hadir dalam Sosialisasi ini Muspika Kecamatan Wonosari, Kadesm BPD, LPMD dan Karang Taruna se-Kecamatan Wonosari. Dan sebagai nara sumber dari BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul.

Dalam sambutannya, Agus Riyanto sebagai Sekretaris Kecamatan Wonosari menyambut baik acara sosialisasi pada hari ini. Di Kecamatan Wonosari baru ada 1 Desa yang sudah terbentuk DesTaNa harapannya setelah sosialisasi ini semua desa terbentuk DesTaNa.

Nara sumber dari BPBD mengungkapkan Bencana Alam bukan tanggung jawab pemerintah saja melainkan tanggung jawab kita bersama. Pemerintah menggajak Masyarakat, Pengusaha, Ormas untuk bahu membahu menangani Bencana Alam bersama-sama sehingga korban bisa cepat mendapatkan pertolongan.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan