Natal yang penuh kekeluargaan di Gunungkidul

Hari raya Natal merupakan hari besar keagamaan umat Nasrani di suluruh Dunia. Begitu juga umat nasrani di Gunungkidul, mereka melakukan ibadah di gereja. Perayaan Natal di Gereja St. Petrus Kanisius Wonosari pada kali ini ada yang berbeda dari tahun-tahun yang lalu.

Sudara-saudara dari perwakilan lintas agama tiba-tiba datang. Kedatangan dari perwakilan lintas agma tersebut untuk ikut serta memeriahkan perayaan dan memberikan ucapan selamat Natal kepada umat yang hadir di gereja katolik terbesar di Gunungkidul.

Kehadiran tokoh-tokoh agama yang mengenakan baju sesuai agamanya masing-masing merupakan bentuk solidaritas dan sebagai pembuktian bahwa siapa saja boleh memasuki tempat ibadah tanpa memandang agama apa yang dianut.

Tidak hanya sekedar mengucapkan selamat, para tokoh agama juga menitipkan pesan membangun semangat, pemahaman yang modern dan benar. Gunungkidul merupakan daerah yang sangat menghargai akan keragaman. Oleh sebab itu harus dijaga dan ditingkatkan. Masyarakat harus dibenengi dengan pemahaman-pemahaman positif yang tidak menimbulkan perpecahan, sehingga Gunungkidul tetap adem ayem. Selain dari tokoh lintas agama turut hadir juga jajaran Pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk memberikan ucapan selamat.

Pengamanan Perayaan Natal Di Gereja St. Petrus Kanisius Wonosari dari Pores Gunungkidul, Kodim, Polsek Wonosari. Turut membantu dalam Perayaan Natal ini Pramuka, Pemuda Pancasila, Banser, RAPI, PMI dan IKKJ.

Dikesempatan kali ini Bp. Indar Susanto selaku Kepala Desa Baleharjo juga mengucapkan Selamat Natal bagi warga desa Baleharjo. Mari kita pupuk semangat kekeluargaan di Baleharjo ini sehingga Baleharjo tetap guyup rukun.

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan